INDONESIA ITU INDAH



Jangan dirumah aja, Indonesia itu Indah…!!! (Day 1)

Itulah slogan yang selalu dilontarkan anak pecinta alam. Biasanya sambil capture foto di puncak sama jari kakinya yang lagi selonjoran atau sambil capture sunset di atas gunung sambil megang secarik kertas tulisannya “dapat salam dari gunung Bromo, kapan kesini?” ya kira-kira begitu, kemudian di upload untuk sekedar iming-iming suasana indah yang baru ditapaki. hasil ciptaan Tuhan sendiri sembari bersyukur sembari berkampanye mengajak koloni-koloninya yang lain untuk ikut juga melangkah mengelilingi negri.

Well, I do agree… Kalau saja aku gak terikat kontrak sebagai pegawai kantoran dan tentunya punya budget mengalir tiap bulan atau tiap minggu tanpa kerja, mungkin ‘kaki gatal’ku sudah melalang buana kemana-mana. Ribet juga sih, orang kerja ada uang tapi gak ada waktu buat menikmati hidup, sedang orang nganggur, punya banyak waktu dan juga punya banyak tabungan kosong yang gak bisa dipakai apa-apa. Well well, se-backpacker-backpacker-nya seorang traveller pun tetep butuh uang walau nominalnya mungkin memang jauh lebih kuecil (kata orang jawa) dibanding dengan konglomerat yang berwisata dengan fasilitas mewah. Walau intinya sama. menikmati hidup, menikmati alam dan mengagumi ciptaan Tuhan YME. Dipikir-pikir paling enak tuh memang jadi agen travel yang menyediakan jasa tour kemana-mana. Selain bisa jalan-jalan ke tempat si wisatawan tuju, sekaligus gak keluar apa-apa karena kalkulasi budget kan sudah kehitung semua hoho. 1 lagi pekerjaan yang diidamin seorang traveller adalah sebagai pemandu acara wisata. Tohh sudah pasti budget semua ditanggung perusahaan penerbit acara tersebut. Modal utama cuma tampang cakep-cakep nya penjelajah, punya jiwa traveller, gak takut ama alam dalam bentuk apapun dan pandai bercakap depan kamera dengan peragaan-peragaan tambahan supaya yang lihat makin greget motivasinya untuk ikutan nyoba juga. komunikatif yang persuasif lahh intinya. :) Dari dulu sudah yang pengen begituan, (kerja di area seperti itu) tapi sudah berserah penuh sama sang Khalik “Jadilah seturut kehendakMu” ditempatkan dimanapun, jadi apapun, akulah aku dimataMu.

Dedikasiku adalah caraku berterimakasih padaMu. uwaw, agak filosofis sedikit :p Aku menikmati aku yang sekarang dengan apa yang ada dan kupunya sehingga bisa terus bersyukur dalam segala hal. Mau jadi traveller? silahkan… walau tidak fulltime. Semua bisa diatur. kamulah kamu dengan apa yang kamu buat dan apa yang kamu mau, bukan begitu? :)

Well, sepenggal (duapenggal, tigapenggal, berpenggal-penggal) opening tadi hanya sebagai pengantar umum untuk membawa rangkaian kalimat ini ke cerita yang sebenarnya. “Jangan dirumah aja, Indonesia itu Indah…!!!”
Seindah,